BeritaTerkini

37

KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram

KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram   KPU Provinsi NTB bersama RRI Mataram menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula Segmen Perempuan bertajuk “Speak Up! Berani Bersuara, Berani Memilih”. Kegiatan ini dilaksanakan SMAN 3 Mataram Jumat (19/12).   Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Provinsi NTB Agus Hilman menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik pemilih perempuan muda agar berani menyampaikan pendapat dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.   “Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam dunia politik dan kontribusi nyata dalam memajukan bangsa”   Ia mendorong pemilih perempuan muda untuk aktif berpartisipasi tidak hanya pada saat pemungutan suara, tetapi juga dalam memberikan kritik serta melakukan pengawasan terhadap pemimpin yang terpilih, terang Hilman    “Jangan ragu menyampaikan kritik serta melakukan pengawasan agar pemimpin yang terpilih benar-benar bekerja untuk rakyat”.   Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya pengaruh media sosial, seperti TikTok, terhadap perilaku dan sikap politik generasi muda.    “Adik adik siswi harus cakap dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi yang belum tentu benar”   Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari road show pendidikan pemilih yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-52 SMAN 3 Mataram.    “Terima kasih KPU NTB, anak anak kami diberikan kegiatan yang positif”, ujarnya    Lebih lanjut, pemilihan ketua OSIS menjadi sarana pembelajaran awal bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara, menyampaikan visi dan misi, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan, ungkapnya    Sementara itu, Founder SenyumPuan, Ade Lativa Fitri, menyampaikan bahwa pendidikan pemilih bagi generasi muda, khususnya perempuan, sangat penting agar mereka berani bersuara dan mampu mengambil keputusan politik secara sadar.    “Setiap suara memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan. Karena itu, perempuan muda harus berani bersuara dan tidak takut menyampaikan pendapat,” tutupnya .


Selengkapnya
37

KPU NTB Ajak Siswa STM, Speak Up! Berani Bersuara dan Berani Memilih

KPU NTB Ajak Siswa STM, Speak Up! Berani Bersuara dan Berani Memilih   KPU Provinsi NTB bersama RRI Mataram menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula bertajuk “Speak Up! Berani Bersuara, Berani Memilih” di Aula SMKN 3 Mataram, Senin (15/12). Sekolah Menengah Kejuaraan yang sering disebut STM ini mendapatkan edukasi arti pentingnya peduli Politik dan Demokrasi.   Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi NTB Mastur, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya memberikan pendidikan pemilih kepada generasi muda.   "Siswa harus mengenali calon pemimpin secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan. Hal ini penting karena bahaya politik uang yang dapat merusak", ujarnya    “Adik-adik harus menjadi pemilih yang cerdas. Kenali rekam jejak calon pemimpin, pahami visi misinya, dan jangan mudah tergiur politik uang, tegas Mastur.   Lebih lanjut, kerja sama antara KPU dan pihak sekolah menjadi kunci dalam menciptakan pemilih yang memahami hak dan kewajibannya secara bertanggung jawab.   Sementara itu Ketua Bawaslu NTB Itratip, menerangkan bahwa tantangan yang dihadapi pemilih pemula, seperti maraknya hoaks dan ujaran kebencian, sehingga kemampuan membedakan fakta dan informasi palsu menjadi hal yang sangat penting di era digital, tutupnya    Terakhir Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi kepemiluan yang dilakukan KPU memberikan dampak positif terhadap kesadaran siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas.    Menurutnya, pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah memegang peranan penting dalam menanamkan nilai keberanian bersuara dan berpendapat sejak dini.


Selengkapnya
42

Jelang Peluncuran GoVote, KPU NTB Perkuat Kapasitas Petugas KPU Kabupaten/Kota

Jelang Peluncuran GoVote, KPU NTB Perkuat Kapasitas Petugas KPU Kabupaten/Kota Jelang peluncuran Program GoVote, KPU Provinsi NTB lakukan pembekalan kepada petugas GoVote KPU Kabupaten/Kota Sabtu (13/12) di Kantor KPU Provinsi NTB. Pembekalan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan pemahaman, memperkuat kapasitas, serta menegaskan GoVote sebagai inovasi layanan dan gerakan bersama KPU se-NTB. Ketua KPU Provinsi NTB M Khuwailid menilai Program GoVote sebagai inovasi luar biasa yang terinspirasi dari aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari, namun dimaknai lebih dalam untuk kepentingan demokrasi.  Ia menekankan dua nilai utama GoVote, yakni akurasi data pemilih dan partisipasi publik.  Dirinya berharap Program ini tidak hanya memperkuat kualitas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), tetapi juga membangun partisipasi aktif, kesadaran kolektif, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu. Sementara itu Ketua Divisi Hukum, Mastur menegaskan bahwa memilih merupakan hak konstitusional warga negara.  "Setiap upaya penguatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) harus dilandasi kesadaran untuk melindungi hak pilih masyarakat, tidak hanya dari sisi prosedural, tetapi juga dari sisi substansi demokrasi.  Lain hal dengan Ketua Divisi Teknis Zuriati, ia menekankan bahwa GoVote tidak sekadar dimaknai sebagai aktivitas memilih, melainkan sebagai gerakan bersama seluruh jajaran KPU se-NTB.  "Ini cara baru dalam menyongsong pemilu dan pilkada berikutnya melalui kolaborasi dan partisipasi", ungkap Zuriati Terakhir Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya menyinggung implementasi nyata dari program prioritas nasional KPU, yang mencakup PDPB, pendidikan pemilih, dan integrasi sistem informasi.  "Saya berharap dukungan penuh dari sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota agar program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan", tutup Mars Hadir dalam Pembekalan DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, Bakesbangpol Provinsi NTB, Anggota KPU Kabupaten/kota Divisi Data dan Informasi,  Divisi Parhumas, Kasubbag Datin dan Petugas Kehumasan KPU Se NTB


Selengkapnya
50

Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025, KPU NTB: Jumlah Pemilih di NTB 4.137.734

Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025, KPU NTB: Jumlah Pemilih di NTB 4.137.734  KPU Provinsi NTB menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 pada Jumat, (12/12) di Gedung B Kantor KPU Provinsi NTB. Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, dalam sambutannya menegaskan bahwa rekapitulasi di tingkat provinsi merupakan akumulasi hasil pleno PDPB KPU Kabupaten/Kota. Seluruh data yang direkap merupakan hasil pemutakhiran berjenjang yang telah ditindaklanjuti, termasuk sisa data pada Semester I Tahun 2025. Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB Semester II Tahun 2025, jumlah pemilih di Provinsi NTB tercatat sebanyak 4.137.734 pemilih yang teridir dari Pemilih Laki-laki berjumlah 2.031.022 dan pemilih Perempuan berjumlah 2.106.712, yang tersebar di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan, dan 1.166 desa/kelurahan. Adapun rincian hasil pemutakhiran meliputi 213.282 pemilih baru, 67.288 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), serta 115.721 perubahan data pemilih.   Dalam rapat pleno tersebut Anggota Bawaslu Provinsi NTB Hasan Basri, menekankan pentingnya penerapan prinsip imparsialitas oleh KPU di seluruh kabupaten/kota, khususnya dalam penanganan pemilih yang telah meninggal dunia. Menurutnya, penetapan status pemilih harus dilakukan secara objektif, berbasis data dan verifikasi lapangan, tanpa perlakuan yang berbeda antarwilayah. “Prinsip imparsialitas harus diterapkan di semua kabupaten/kota, terutama terkait pemilih yang telah meninggal dunia. Perlakuannya harus sama, prosedurnya jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Hasan Basri. Lebih lanjut, Bawaslu NTB juga menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten/Kota yang dinilai “gaspol” pada Semester II Tahun 2025 dalam menindaklanjuti seluruh saran perbaikan (sarper) yang disampaikan Bawaslu. Langkah cepat dan responsif tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen KPU Kabupaten/Kota dalam menjaga kualitas dan akurasi data pemilih. Rapat pleno turut diwarnai diskusi konstruktif terkait mekanisme tindak lanjut pemilih TMS, sinkronisasi data antara Sidalih dan DPB Online, serta penguatan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dukcapil. Seluruh masukan dan catatan yang muncul dalam pleno menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada periode berikutnya. Hadir pula peserta Rapat Pleno Anggota KPU Kabupaten/Kota dan Opertor Sidaluh, Partai Politik, DPMPD Dukcapil Provinsi dan Jajaran Struktural KPU Provinsi NTB


Selengkapnya
47

KPU Provinsi NTB Berikan Penghargaan KPU Kabupaten/Kota atas Kinerja Tahun 2025

KPU Provinsi NTB Berikan Penghargaan KPU Kabupaten/Kota atas Kinerja Tahun 2025 KPU Provinsi NTB memberikan penghargaan kepada KPU Kabupaten/Kota se-NTB atas kinerja dan capaian terbaik sepanjang Tahun 2025. Pemberian penghargaan ini ditetapkan melalui Keputusan KPU Provinsi Nusa Tenggara Barat Nomor 43 Tahun 2025 tentang Penetapan Penerima Penghargaan KPU Kabupaten/Kota di Nusa Tenggara Barat Tahun 2025.   Ketua KPU Provinsi NTB M Khuwailid menyampaikan bahwa penghargaan ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi seluruh KPU Kabupaten/Kota untuk terus meningkatkan profesionalitas, integritas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat.   Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi KPU Provinsi NTB terhadap kerja keras, inovasi, dan komitmen KPU Kabupaten/Kota dalam meningkatkan kualitas tata kelola kelembagaan, pelayanan publik, serta pelaksanaan tugas kepemiluan di daerah.   Dirinya berharap capaian ini dapat menjadi pemicu semangat untuk terus berinovasi dan memperkuat kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu dan pilkada di Nusa Tenggara Barat.   Adapun kategori dan penerima penghargaan adalah sebagai berikut:   Kategori Pengelolaan Arsip Terbaik Pertama: KPU Kota Mataram Terbaik Kedua: KPU Kabupaten Lombok Utara Terbaik Ketiga: KPU Kabupaten Dompu   Kategori Pengelolaan Keuangan Terbaik Pertama: KPU Kabupaten Sumbawa Barat Terbaik Kedua: KPU Kota Mataram Terbaik Ketiga: KPU Kabupaten Lombok Utara   Kategori Pengelolaan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Terbaik Pertama: KPU Kabupaten Lombok Tengah Terbaik Kedua: KPU Kabupaten Lombok Timur Terbaik Ketiga: KPU Kota Mataram   Kategori Pengelolaan Informasi (Website, Media Sosial, PPID dan JDIH) Terbaik Pertama: KPU Kabupaten Lombok Tengah Terbaik Kedua: KPU Kabupaten Lombok Timur Terbaik Ketiga: KPU Kabupaten Sumbawa Barat   Kategori Pembangunan Zona Integritas Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) Terbaik Pertama: KPU Kabupaten Lombok Timur Terbaik Kedua: KPU Kota Bima Terbaik Ketiga: KPU Kabupaten Lombok Tengah


Selengkapnya
61

KPU Provinsi NTB Luncurkan GoVote: Pemutakhiran Data Pemilih dan Pendidikan Pemilih Menjadi Terintegrasi

KPU Provinsi NTB Luncurkan GoVote: Pemutakhiran Data Pemilih dan Pendidikan Pemilih Menjadi Terintegrasi KPU Provinsi NTB resmi meluncurkan Program GoVote sebagai inovasi pemutakhiran data pemilih berkelanjutan yang terintegrasi dengan pendidikan pemilih kepada masyarakat. Program ini mengusung tagline Akurat Datanya, Hebat Partisipasinya dan menjadi Program unggulan KPU se NTB untuk penguatan kualitas demokrasi di NTB. Peluncuran Program GoVote dilakukan langsung oleh Ketua, Anggota, dan Sekretaris KPU Provinsi NTB. Dalam sambutannya Ketua KPU Provinsi NTB Muhammad Khuwailid mengatakan Govote merupakan program inovatif KPU NTB bersama KPU Kabupaten/Kota se-NTB untuk pemutakhiran data pemilih berkelanjutan (PDPB) dan edukasi pemilih berkelanjutan. Melalui program Govote, kerja teknis seperti pencocokan dan penelitian terbatas (Coktas) dikemas menjadi gerakan sosialisasi partisipatif agar masyarakat aktif memastikan data pemilihnya benar, akurat, dan mutakhir. Govote adalah program kolaborasi antar sektor, yang memungkinkan memberikan kemudahan dalam validasi data dan memberikan keuntungan dengan kecepatan akses data, sehingga cepat mengetahui apakah orang yang bersangkautan sudah masuk dalam daftar pemilih atau tidak. “Ingin mengkolaborasikan, dan pemutakhiran data pemilih, dengan peran serta dari Bakesbangpol dan Bawaslu juga,” sambungnya  Khuwailid menambahkan dengan adanya program Govote nanti, bisa mengedukasi dan mampu menarik minat para pemilih dengan adanya sistem administrasi yang akurat dan valid. “Saya yakin, ketika kita mampu mengadminisitrasi pemilih dengan baik dan mengedukasi, tentu akan meningkatkan partisipasi pemilih,” terangnya. "Dengan adanya program ini, bisa menjadi kolaborasi positif, karena dengan adanya kolaborasi semua bisa diselesaikan dengan cepat dan tepat. Zaman sekarang zaman kolaborasi, siapa yang bekerja sendiri akan tertinggal,” imbuhnya. Untuk informasi Aplikasi Govote, secara khusus ditujukan untuk masyarakat NTB yang memiliki hak pilih, yaitu warga negara Indonesia berusia 17 tahun ke atas, sudah menikah, atau purna tugas dari TNI/Polri. Namun bisa diakses oleh semua orang. Hadir pula dalam peluncuran Anggota Bawaslu Provinsi NTB, Badan Kesbangpoldagri Provinsi NTB, para jurnalis, dan Pimpinan KPU Kabupaten/Kota se-NTB


Selengkapnya