KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram
KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram KPU Provinsi NTB bersama RRI Mataram menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula Segmen Perempuan bertajuk “Speak Up! Berani Bersuara, Berani Memilih”. Kegiatan ini dilaksanakan SMAN 3 Mataram Jumat (19/12). Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Provinsi NTB Agus Hilman menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik pemilih perempuan muda agar berani menyampaikan pendapat dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab. “Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam dunia politik dan kontribusi nyata dalam memajukan bangsa” Ia mendorong pemilih perempuan muda untuk aktif berpartisipasi tidak hanya pada saat pemungutan suara, tetapi juga dalam memberikan kritik serta melakukan pengawasan terhadap pemimpin yang terpilih, terang Hilman “Jangan ragu menyampaikan kritik serta melakukan pengawasan agar pemimpin yang terpilih benar-benar bekerja untuk rakyat”. Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya pengaruh media sosial, seperti TikTok, terhadap perilaku dan sikap politik generasi muda. “Adik adik siswi harus cakap dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi yang belum tentu benar” Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari road show pendidikan pemilih yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-52 SMAN 3 Mataram. “Terima kasih KPU NTB, anak anak kami diberikan kegiatan yang positif”, ujarnya Lebih lanjut, pemilihan ketua OSIS menjadi sarana pembelajaran awal bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara, menyampaikan visi dan misi, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan, ungkapnya Sementara itu, Founder SenyumPuan, Ade Lativa Fitri, menyampaikan bahwa pendidikan pemilih bagi generasi muda, khususnya perempuan, sangat penting agar mereka berani bersuara dan mampu mengambil keputusan politik secara sadar. “Setiap suara memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan. Karena itu, perempuan muda harus berani bersuara dan tidak takut menyampaikan pendapat,” tutupnya .
Selengkapnya