BeritaTerkini

3

Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, KPU NTB Ngabuburit Berbagi Takjil dan Sosialisasi Data Pemilih

Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, KPU NTB Ngabuburit Berbagi Takjil dan Sosialisasi Data Pemilih Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi NTB menggelar kegiatan ngabuburit berbagi takjil sekaligus sosialisasi data pemilih kepada masyarakat, Kamis (12/3). Kegiatan ini dilaksanakan di jalan depan Kantor KPU Provinsi NTB dengan menyasar para pengendara kendaraan bermotor yang melintas. Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat antusias menerima takjil yang dibagikan. Antrean kendaraan bermotor tampak memanjang di sepanjang Jalan Langko, lokasi kegiatan berlangsung. Selain menerima takjil msyarakat dibagikan leaflet informasi mengenai data pemilih. Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk berbagi di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. “Semoga kegiatan berbagi ini memberikan nilai manfaat dan keberkahan bagi kita semua di bulan Ramadhan serta dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melindungi hak pilih,” ujarnya. Senada dengan Ketua, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini juga dibarengi dengan sosialisasi mengenai data pemilih kepada masyarakat. "Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa KPU tetap melaksanakan aktivitas kepemiluan meskipun di bulan Ramadhan". Tidak hanya keberkahan di bulan Ramadhan, namun juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui edukasi kepemiluan, meskipun saat ini tidak sedang berada dalam tahapan pemilu maupun pemilihan, tutup Mars


Selengkapnya
28

Malam Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Jajaran KPU NTB

Malam Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Jajaran KPU NTB KPU Provinsi NTB menggelar kegiatan Malam Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (6/3). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan KPU Provinsi NTB Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan tadarusan dan pembacaan kalam ilahi yang menghadirkan suasana religius di lingkungan kantor.  Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah Alquran, zikir dan shalawatan bersama  Ketua KPU NTB, Khuwailid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT untuk menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, yaitu Zabur, Taurat, dan Injil.  Ia menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak diberikan kesaktian sebagaimana nabi-nabi lainnya, namun dianugerahi mukjizat yang kekal sepanjang zaman, yakni Alquran. Sementara itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan menyimpan banyak hikmah. "Ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan manfaat secara fisik maupun spiritual, ungkapnya  Pada kesempatan yang sama, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU NTB, Agus Hilman, menjelaskan tentang hikmah Alquran sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW.  "Alquran diturunkan oleh Allah SWT dengan bahasa Arab dan memiliki makna yang sangat mendalam" “Allah sendiri yang menurunkan Alquran dengan bahasa Arab, bahkan disebutkan berulang kali dalam Alquran” ungkapnya. Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU NTB, Zuriati, mengingatkan pentingnya meningkatkan kedekatan dengan Alquran, khususnya di bulan Ramadhan.  Ia berharap momentum Ramadhan dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Seluruh jajaran kemudian berbuka puasa bersama, dan rangkaian kegiatan ditutup dengan shalat Magrib berjamaah.


Selengkapnya
23

Monev Pemanfaatan TI KPU NTB, Bukhari: Tiga Pilar Inovasi Yaitu Manusia, Anggaran dan Kebijakan

Monev Pemanfaatan TI KPU NTB, Bukhari: Tiga Pilar Inovasi Yaitu Manusia, Anggaran dan Kebijakan KPU Provinsi NTB menggelar kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) Pemanfaatan Teknologi Informasi (TI) di lingkungan sekretariat KPU Provinsi NTB, Kamis (5/3). Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi penggunaan TI sekaligus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik dan kinerja kelembagaan.  Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU Provinsi NTB, Bukhari menekankan pentingnya inovasi dalam pengelolaan teknologi informasi di lingkungan KPU NTB. Menurutnya, inovasi yang terarah harus ditopang oleh tiga pilar utama, yaitu manusia, anggaran, dan kebijakan. Ia juga menjelaskan bahwa kegiatan monitoring dan evaluasi ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan KPU Provinsi NTB untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik serta meningkatkan kinerja organisasi agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi. “Melalui kegiatan ini kita ingin memastikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi benar-benar mendukung peningkatan pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat kinerja lembaga,” tambahnya. Sementara itu, Ketua Divisi Teknis Penyelenggaraan KPU Provinsi NTB Zuriati dalam arahannya menyampaikan bahwa pemanfaatan teknologi informasi sebenarnya bukan hal baru dalam penyelenggaraan pemilu. Namun, seringkali catatan-catatan penting dari pelaksanaan tahapan sebelumnya kurang terdokumentasi dengan baik. Ia menambahkan bahwa berbagai catatan yang muncul dari pelaksanaan tahapan pemilu maupun pemilihan perlu disampaikan kepada KPU RI sebagai bahan penyempurnaan sistem dan aplikasi yang digunakan secara nasional. Dalam kegiatan tersebut, masing-masing subbagian di lingkungan sekretariat KPU Provinsi NTB memaparkan hasil monitoring dan evaluasi pemanfaatan teknologi informasi pada unit kerja masing-masing. Paparan tersebut memunculkan dinamika diskusi yang positif dan konstruktif. Di akhir kegiatan terkumpul masukan dan rekomendasi sebagai bahan penyempurnaan pemanfaatan teknologi informasi di lingkungan KPU Provinsi NTB.


Selengkapnya
35

Rapat Kerja Sekretariat KPU se NTB, Sekretaris KPU NTB: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan, Berinovasi dan Bekerjalah Lebih Baik

Rapat Kerja Sekretariat KPU se NTB, Sekretaris KPU NTB: Keterbatasan Anggaran Bukan Alasan, Berinovasi dan Bekerjalah Lebih Baik KPU Provinsi NTB menggelar Rapat Kerja Sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota se-NTB, Rabu (4/3). Rapat kerja ini bertujuan untuk mengawal seluruh pelaksanaan kegiatan di tingkat Provinsi maupun Kabupaten/Kota agar dapat terpantau secara optimal. Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya meminta agar dibulan Ramadhan ini selain memakmurkan masjid, makmurkanlah kantor KPU.  Ini artinya meski minim anggaran Bukan Penghalang kinerja maksimal. Keterbatasan anggaran bukan alasan untuk tidak berinovasi dan bukan alasan untuk tidak berkinerja baik, ungkapnya Selain itu, ia beharap melalui rapat kerja KPU se NTB ini menjadi ruang evaluasi terhadap sejumlah kegiatan yang dinilai belum berjalan maksimal, sekaligus mencari solusi agar pelaksanaannya ke depan lebih efektif dan tepat waktu.  "Kreativitas dan inovasi dalam pelaksanaan program, terutama di tengah keterbatasan anggaran sangatlah penting", ujar Mars. Melalui Raker yang dihadiri oleh Sekretariat KPU se NTB ini, diharapkan koordinasi antar sekretariat semakin solid sehingga setiap kegiatan dapat berjalan lebih terarah, efisien, dan memberikan hasil yang maksimal.


Selengkapnya
39

KPU Se NTB Persiapkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026, Mastur: Agar Data Pemilih lebih Trusted

KPU Se NTB Persiapkan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan 2026, Mastur: Agar Data Pemilih lebih Trusted KPU Provinsi NTB menggelar Rapat Koordinasi Persiapan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Tahun 2026, Selasa (3/3). Kegiatan ini sebagai langkah awal memperkuat kualitas data pemilih menjelang tahapan pemilu berikutnya. Melalui Rakoor zoom meeting ini seluruh jajaran KPU kabupaten/kota dapat menyatukan persepsi dan memperkuat langkah strategis guna menghadirkan data pemilih yang akurat, mutakhir dan dapat dipertanggungjawabkan. Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB, Mastur menegaskan pentingnya pembaruan dan pemutakhiran data secara berkelanjutan. Menurutnya, data pemilih merupakan salah satu kunci utama kesuksesan Pemilu dan Pemilihan yang akan datang. "PDPB tidak hanya kerja formalitas semata tapi bagaiamana subsutansial. Ini Penting agar data pemilih kita trusted, bisa dipercaya oleh peserta dan pegiat pemilu", tegasnya “Ini menjadi penting untuk terus di-update dan dimutakhirkan, karena data merupakan salah satu kunci kesuksesan Pemilu/Pemilihan yang akan datang. Dibutuhkan inovasi dan komitmen kerja di KPU kabupaten/kota, supaya proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan ini hasilnya menjadi substansial, bukan hanya formalitas,” ujarnya. Sementara itu, Ketua Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, menyampaikan bahwa agenda pemutakhiran data pemilih merupakan prioritas KPU. Ia menekankan bahwa tahapan ini menjadi fase terakhir sebelum penyusunan kerangka besar pemilu. “Agenda pemutakhiran ini merupakan agenda prioritas dari KPU. Pemutakhiran data pemilih ini adalah fase terakhir sebelum kita mempersiapkan kerangka pemilu. Tersisa sembilan bulan yang dapat dimaksimalkan untuk memperbaiki kualitas data,” jelasnya.


Selengkapnya
47

KPU NTB Dokumentasikan Hasil Pemilu dan Pemilihan sebagai Arsip Resmi Negara

KPU NTB Dokumentasikan Hasil Pemilu dan Pemilihan sebagai Arsip Resmi Negara   KPU Provinsi NTB terus memperkuat upaya pendokumentasian Formulir Hasil Kabupaten/Kota dan Hasil Kecamatan pada Pemilu dan Pemilihan Tahun 2024. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Divisi Teknis Penyelenggara Pemilu KPU NTB Zuriati , Jumat (27/4) dalam kegiatan evaluasi dan pembahasan progres kelengkapan dokumen hasil pemilu dari seluruh kabupaten/kota se-NTB.   Zuriati menegaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk mendokumentasikan Formulir D.Hasil secara lengkap dan tertib agar dapat ditetapkan sebagai arsip resmi penyelenggara pemilu.    Dokumen hasil tersebut merupakan arsip negara yang wajib disimpan oleh KPU sebagai bagian dari pertanggungjawaban administrasi, sekaligus sebagai rujukan apabila terdapat permohonan data dan informasi dari masyarakat.    “Data hasil pemilu adalah dasar utama dari seluruh kerja kepemiluan. Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak memilikinya secara lengkap, maka pendokumentasian harus sudah siap dan tertata dengan baik,” tegasnya.   Dalam forum secara daring tersebut, Zuriati juga menyampaikan bahwa pada pekan berikutnya akan dilaksanakan Zoom Meeting terkait pendalaman penulisan artikel dari KPU RI. Oleh karena itu, seluruh pekerjaan rumah (PR) terkait kelengkapan dokumen harus segera diselesaikan dengan penuh tanggung jawab, tutupnya


Selengkapnya