BeritaTerkini

114

KPU NTB Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97, Sekretaris: Perempuan adalah Motor Perubahan

KPU NTB Gelar Upacara Peringatan Hari Ibu ke-97, Sekretaris: Perempuan adalah Motor Perubahan Mataram, 22 Desember 2025 – KPU Provinsi NTB menggelar upacara dalam rangka memperingati Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 di halaman kantor KPU NTB. Upacara dipimpin oleh Sekretaris KPU NTB Mars Ansori Wijaya sebagai pembina upacara, dan diikuti oleh seluruh pegawai serta Anggota KPU NTB. Dalam amanat ketika membacakan sambutan tertulis Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Mars Ansori mengatakan, Perempuan Indonesia telah dan akan terus menjadi agen perubahan.  "Mereka bukan hanya penerima manfaat pembangunan, tetapi motor utama dalam menggerakkan inovasi, keadilan, dan nilai-nilai kemanusiaan,” ujarnya. Peringatan Hari Ibu bukan sekadar perayaan, melainkan momentum refleksi dan apresiasi atas peran strategis perempuan dalam perjalanan bangsa. Hari Ibu berakar dari semangat Kongres Perempuan Indonesia pertama tahun 1928, yang menandai kebangkitan gerakan perempuan nasional, terangnya Ia menyinggung tema peringatan tahun ini, Perempuan Berdaya dan Berkarya, Menuju Indonesia Emas 2045, yang sejalan dengan komitmen KPU NTB untuk mendukung kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan dalam segala aspek, termasuk dalam partisipasi politik dan pengambilan keputusan. “Kami mengajak seluruh elemen untuk terus memperkuat kolaborasi dalam mewujudkan keadilan dan kesetaraan gender, sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045,” tutup Mars. Upacara berlangsung khidmat dengan pemimpin Upacara Kabag Rendatin dan diakhiri dengan pembacaan doa serta harapan agar semangat Hari Ibu dapat terus menginspirasi langkah kolektif dalam membangun bangsa yang inklusif dan berkeadilan.


Selengkapnya
134

KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram

KPU NTB Laksanakan Pendidikan Pemilih Segmen Perempuan di SMAN 3 Mataram   KPU Provinsi NTB bersama RRI Mataram menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula Segmen Perempuan bertajuk “Speak Up! Berani Bersuara, Berani Memilih”. Kegiatan ini dilaksanakan SMAN 3 Mataram Jumat (19/12).   Ketua Divisi Sosialisasi dan Pendidikan Pemilih KPU Provinsi NTB Agus Hilman menyampaikan tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kesadaran serta partisipasi politik pemilih perempuan muda agar berani menyampaikan pendapat dan pentingnya menggunakan hak pilih secara bertanggung jawab.   “Perempuan memiliki peran yang sangat strategis dalam dunia politik dan kontribusi nyata dalam memajukan bangsa”   Ia mendorong pemilih perempuan muda untuk aktif berpartisipasi tidak hanya pada saat pemungutan suara, tetapi juga dalam memberikan kritik serta melakukan pengawasan terhadap pemimpin yang terpilih, terang Hilman    “Jangan ragu menyampaikan kritik serta melakukan pengawasan agar pemimpin yang terpilih benar-benar bekerja untuk rakyat”.   Lebih lanjut, ia menyoroti besarnya pengaruh media sosial, seperti TikTok, terhadap perilaku dan sikap politik generasi muda.    “Adik adik siswi harus cakap dalam menyaring informasi agar tidak mudah terprovokasi oleh arus informasi yang belum tentu benar”   Sementara itu Kepala Sekolah SMAN 3 Mataram Yuspita Martiningrum menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari road show pendidikan pemilih yang bertepatan dengan peringatan HUT ke-52 SMAN 3 Mataram.    “Terima kasih KPU NTB, anak anak kami diberikan kegiatan yang positif”, ujarnya    Lebih lanjut, pemilihan ketua OSIS menjadi sarana pembelajaran awal bagi siswa untuk melatih keberanian berbicara, menyampaikan visi dan misi, serta menumbuhkan jiwa kepemimpinan, ungkapnya    Sementara itu, Founder SenyumPuan, Ade Lativa Fitri, menyampaikan bahwa pendidikan pemilih bagi generasi muda, khususnya perempuan, sangat penting agar mereka berani bersuara dan mampu mengambil keputusan politik secara sadar.    “Setiap suara memiliki kekuatan untuk mengubah keadaan. Karena itu, perempuan muda harus berani bersuara dan tidak takut menyampaikan pendapat,” tutupnya .


Selengkapnya
110

KPU NTB Ajak Siswa STM, Speak Up! Berani Bersuara dan Berani Memilih

KPU NTB Ajak Siswa STM, Speak Up! Berani Bersuara dan Berani Memilih   KPU Provinsi NTB bersama RRI Mataram menggelar kegiatan Pendidikan Pemilih bagi Pemilih Pemula bertajuk “Speak Up! Berani Bersuara, Berani Memilih” di Aula SMKN 3 Mataram, Senin (15/12). Sekolah Menengah Kejuaraan yang sering disebut STM ini mendapatkan edukasi arti pentingnya peduli Politik dan Demokrasi.   Ketua Divisi Hukum KPU Provinsi NTB Mastur, dalam kesempatan itu menekankan pentingnya memberikan pendidikan pemilih kepada generasi muda.   "Siswa harus mengenali calon pemimpin secara menyeluruh sebelum menentukan pilihan. Hal ini penting karena bahaya politik uang yang dapat merusak", ujarnya    “Adik-adik harus menjadi pemilih yang cerdas. Kenali rekam jejak calon pemimpin, pahami visi misinya, dan jangan mudah tergiur politik uang, tegas Mastur.   Lebih lanjut, kerja sama antara KPU dan pihak sekolah menjadi kunci dalam menciptakan pemilih yang memahami hak dan kewajibannya secara bertanggung jawab.   Sementara itu Ketua Bawaslu NTB Itratip, menerangkan bahwa tantangan yang dihadapi pemilih pemula, seperti maraknya hoaks dan ujaran kebencian, sehingga kemampuan membedakan fakta dan informasi palsu menjadi hal yang sangat penting di era digital, tutupnya    Terakhir Kepala Sekolah SMKN 3 Mataram, Sulman Haris, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi kepemiluan yang dilakukan KPU memberikan dampak positif terhadap kesadaran siswa untuk menjadi pemilih yang cerdas.    Menurutnya, pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah memegang peranan penting dalam menanamkan nilai keberanian bersuara dan berpendapat sejak dini.


Selengkapnya
148

Jelang Peluncuran GoVote, KPU NTB Perkuat Kapasitas Petugas KPU Kabupaten/Kota

Jelang Peluncuran GoVote, KPU NTB Perkuat Kapasitas Petugas KPU Kabupaten/Kota Jelang peluncuran Program GoVote, KPU Provinsi NTB lakukan pembekalan kepada petugas GoVote KPU Kabupaten/Kota Sabtu (13/12) di Kantor KPU Provinsi NTB. Pembekalan ini menjadi langkah strategis untuk menyamakan pemahaman, memperkuat kapasitas, serta menegaskan GoVote sebagai inovasi layanan dan gerakan bersama KPU se-NTB. Ketua KPU Provinsi NTB M Khuwailid menilai Program GoVote sebagai inovasi luar biasa yang terinspirasi dari aktivitas sederhana dalam kehidupan sehari-hari, namun dimaknai lebih dalam untuk kepentingan demokrasi.  Ia menekankan dua nilai utama GoVote, yakni akurasi data pemilih dan partisipasi publik.  Dirinya berharap Program ini tidak hanya memperkuat kualitas Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB), tetapi juga membangun partisipasi aktif, kesadaran kolektif, serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan pemilu. Sementara itu Ketua Divisi Hukum, Mastur menegaskan bahwa memilih merupakan hak konstitusional warga negara.  "Setiap upaya penguatan Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) harus dilandasi kesadaran untuk melindungi hak pilih masyarakat, tidak hanya dari sisi prosedural, tetapi juga dari sisi substansi demokrasi.  Lain hal dengan Ketua Divisi Teknis Zuriati, ia menekankan bahwa GoVote tidak sekadar dimaknai sebagai aktivitas memilih, melainkan sebagai gerakan bersama seluruh jajaran KPU se-NTB.  "Ini cara baru dalam menyongsong pemilu dan pilkada berikutnya melalui kolaborasi dan partisipasi", ungkap Zuriati Terakhir Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya menyinggung implementasi nyata dari program prioritas nasional KPU, yang mencakup PDPB, pendidikan pemilih, dan integrasi sistem informasi.  "Saya berharap dukungan penuh dari sekretariat KPU Provinsi dan KPU Kabupaten/Kota agar program ini dapat berjalan optimal dan berkelanjutan", tutup Mars Hadir dalam Pembekalan DPMPD Dukcapil Provinsi NTB, Bakesbangpol Provinsi NTB, Anggota KPU Kabupaten/kota Divisi Data dan Informasi,  Divisi Parhumas, Kasubbag Datin dan Petugas Kehumasan KPU Se NTB


Selengkapnya
190

Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025, KPU NTB: Jumlah Pemilih di NTB 4.137.734

Rekapitulasi Data Pemilih Berkelanjutan Tahun 2025, KPU NTB: Jumlah Pemilih di NTB 4.137.734  KPU Provinsi NTB menggelar Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) Semester II Tahun 2025 pada Jumat, (12/12) di Gedung B Kantor KPU Provinsi NTB. Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, dalam sambutannya menegaskan bahwa rekapitulasi di tingkat provinsi merupakan akumulasi hasil pleno PDPB KPU Kabupaten/Kota. Seluruh data yang direkap merupakan hasil pemutakhiran berjenjang yang telah ditindaklanjuti, termasuk sisa data pada Semester I Tahun 2025. Berdasarkan hasil rekapitulasi PDPB Semester II Tahun 2025, jumlah pemilih di Provinsi NTB tercatat sebanyak 4.137.734 pemilih yang teridir dari Pemilih Laki-laki berjumlah 2.031.022 dan pemilih Perempuan berjumlah 2.106.712, yang tersebar di 10 kabupaten/kota, 117 kecamatan, dan 1.166 desa/kelurahan. Adapun rincian hasil pemutakhiran meliputi 213.282 pemilih baru, 67.288 pemilih tidak memenuhi syarat (TMS), serta 115.721 perubahan data pemilih.   Dalam rapat pleno tersebut Anggota Bawaslu Provinsi NTB Hasan Basri, menekankan pentingnya penerapan prinsip imparsialitas oleh KPU di seluruh kabupaten/kota, khususnya dalam penanganan pemilih yang telah meninggal dunia. Menurutnya, penetapan status pemilih harus dilakukan secara objektif, berbasis data dan verifikasi lapangan, tanpa perlakuan yang berbeda antarwilayah. “Prinsip imparsialitas harus diterapkan di semua kabupaten/kota, terutama terkait pemilih yang telah meninggal dunia. Perlakuannya harus sama, prosedurnya jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan,” tegas Hasan Basri. Lebih lanjut, Bawaslu NTB juga menyampaikan apresiasi kepada KPU Kabupaten/Kota yang dinilai “gaspol” pada Semester II Tahun 2025 dalam menindaklanjuti seluruh saran perbaikan (sarper) yang disampaikan Bawaslu. Langkah cepat dan responsif tersebut dinilai sebagai bentuk komitmen KPU Kabupaten/Kota dalam menjaga kualitas dan akurasi data pemilih. Rapat pleno turut diwarnai diskusi konstruktif terkait mekanisme tindak lanjut pemilih TMS, sinkronisasi data antara Sidalih dan DPB Online, serta penguatan koordinasi dengan instansi terkait seperti Dukcapil. Seluruh masukan dan catatan yang muncul dalam pleno menjadi bahan evaluasi untuk pelaksanaan pemutakhiran data pemilih berkelanjutan pada periode berikutnya. Hadir pula peserta Rapat Pleno Anggota KPU Kabupaten/Kota dan Opertor Sidaluh, Partai Politik, DPMPD Dukcapil Provinsi dan Jajaran Struktural KPU Provinsi NTB


Selengkapnya