BeritaTerkini

17

Ketua KPU NTB Tegaskan Standarisasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan

Ketua KPU NTB Tegaskan Standarisasi Proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan Ketua KPU Provinsi NTB, M Khuwailid menegaskan pentingnya standarisasi dalam proses Pemutakhiran Data Pemilih Berkelanjutan (PDPB) sebelum rapat pleno Triwulan I 2026. Pernyataan ini disampaikannya saat Rapat Koordinasi Persiapan Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi PDPB tingkat KPU Kabupaten/Kota, Senin (30/3) di Kantor KPU Provinsi NTB. Dirinya mengingatkan bahwa beberapa catatan dari Pleno PDPB 2025 kepada stakeholder harus diselesaikan pada semester I 2026. "Standarisasi verifikasi Coktas berdasarkan kategori dan Lembaga yang memiliki kewenangan terhadap status Data Pemilih agar tidak terjadi perbedaan antar KPU Kabupaten/Kota", ungkap Khuwailid. Selain itu dirinya meminta KPU Kabupaten/Kota menyampaikan masalah secara terperinci dan transparan selama proses PDPB, tanpa ada yang disembunyikan pada rakor ini, tutupnya. Senada dengan Khuwailid, Kadiv Teknis Penyelenggaraan Pemilu Zuriati mengingatkan agar tidak terjadi perbedaan kebijakan antar KPU, sebagaimana sempat muncul di pleno nasional 2025.  Ia juga menyoroti tentang anak WNA yang menikah dengan WNI tidak otomatis menjadi WNI, harus memiliki dokumen resmi dari Kementerian Hukum, ujarnya. Tarakhir Kadiv Hukum dan Pengawasan Mastur lebih menekankan Rakor ini bukan sekadar halal bihalal, tetapi juga menjadi ajang pembahasan proses PDPB secara mendalam. Rapat koordinasi kemudian dilanjutkan dengan paparan dari masing-masing KPU Kabupaten/Kota mengenai proses PDPB di wilayah masing-masing sebelum rapat pleno Triwulan I dilaksanakan.


Selengkapnya
18

Halal Bihalal dan Silaturahmi Pasca Lebaran dan Hari Raya Nyepi, Spirit Disiplin dalam Beribadah dan Bekerja

Halal Bihalal & Silaturahmi Pasca Lebaran dan Hari Raya Nyepi, Spirit Disiplin dalam Beribadah dan Bekerja Pasca libur cuti bersama, Komisioner dan jajaran Sekretariat KPU Provinsi NTB menggelar Halal Bihalal dan Silaturrahmi Hari Raya Idul Fitri 1447 H dan Nyepi Tahun Saka 1948, Senin (30/3). Acara ini sebagai momentum untuk memperkuat semangat disiplin dalam beribadah dan bekerja. Ketua KPU Provinsi NTB, M Khuwailid, dalam kesempatan tersebut menekankan pentingnya konsistensi kedisiplinan baik dalam beribadah maupun dalam bekerja di kantor.  "Mindset setiap individu harus berubah pasca Lebaran dan Nyepi. "Semua tindakan kita harus berdasarkan kesucian dan keheningan. Ini adalah spirit yang ingin kita tanamkan untuk terus membangun budaya kerja yang baik di KPU", tutur Khuwailid "Spirit disiplin dalam berpuasa sangat luar biasa, dan itu harus kita bawa dalam bekerja.  Kita melaksanakan pekerjaan di kantor bukan karena takut pimpinan atau sanksi, tapi karena ini hal yang baik untuk diri kita sendiri, bukan pula karena terpaksa," jelasnya. Di akhir pengarahannya, Ia menyinggung perayaan Lebaran dan Hari Raya Nyepi di NTB berjalan aman, penuh toleransi, dan menjadi momen refleksi spiritual bagi semua.  "Nyepi itu pengheningan untuk mencari titik kosong agar kita bisa mengisi kembali energi. Sama halnya dengan Idul Fitri, yang merupakan kesempatan untuk membuang ego dan memulai sesuatu yang baik," ujarnya.


Selengkapnya
27

Sekretaris KPU NTB Pantau Penerapan WFA dan WFO Pasca Libur Cuti Bersama

Sekretaris KPU NTB Pantau Penerapan WFA dan WFO Pasca Libur Cuti Bersama Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya melakukan pemantauan langsung terhadap jajaran Sekretariat KPU Kota Mataram, KPU Lombok Barat, dan KPU Lombok Tengah dalam penerapan sistem kerja Work From Office (WFO) dan Work From Anywhere (WFA) pasca cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi 2026 Dalam kunjungan tersebut, tampak dirinya diterima oleh Sekretaris dan Kasubbag serta staf sekretariat yang bertugas di KPU Kota Mataram, KPU Lombok Barat, dan KPU Lombok Tengah. Menurut Mars, kunjungan ini untuk memastikan pelaksanaan kebijakan kerja berjalan dengan baik, sekaligus juga menjadi momentum silaturahmi dengan jajaran Ssekretariat yang sedang melaksanakan WFO. Pengaturan pola kerja WFA dan WFO merupakan langkah strategis untuk menjaga produktivitas sekaligus memberikan fleksibilitas bagi pegawai pasca periode libur panjang. Ia juga mengapresiasi kedisiplinan dan kesiapan jajaran Sekretariat KPU Kota Mataram dalam menjalankan tugas sesuai dengan pembagian jadwal yang telah ditetapkan. Sebagai informasi, KPU Provinsi NTB bersama KPU Kabupaten/Kota se-NTB menerapkan skema kerja jadwal WFO dan WFA sebelum dan sesudah libur cuti bersama, yaitu pada tanggal 16 dan 17 Maret serta 25, 26, dan 27 Maret 2026.


Selengkapnya
47

Apel Jelang Cuti Bersama, Sekretaris KPU NTB: Selamat Berlebaran dan Hari Raya Nyepi

Apel Jelang Cuti Bersama, Sekretaris KPU NTB: Selamat Berlebaran dan Hari Raya Nyepi Menjelang pelaksanaan cuti bersama Hari Raya Idul Fitri dan Hari Raya Nyepi, Sekretaris KPU Provinsi NTB, Mars Ansori Wijaya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh jajaran Sekretariat saat memimpin apel di Kantor KPU Provinsi NTB, Jumat (13/3). Dirinya meminta agar masa cuti dimanfaatkan dengan baik untuk mempererat kebersamaan bersama keluarga. "Selamat melaksanakan Cuti Lebaran dan Cuti Hari Raya Nyepi kepada seluruh jajaran", ucap Mars Menurutnya, momen libur ini tidak hanya sekadar waktu liburan, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kualitas hubungan dengan keluarga. Dengan demikian, ketika kembali bekerja nanti seluruh pegawai dapat menjalankan tugas dengan kondisi yang lebih segar dan prima. Ia berpesan kepada pegawai yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan selama di perjalanan.  "Bagi yang akan mudik, hati-hati di jalan dan jangan memaksakan diri apabila dalam kondisi lelah. Keselamatan harus menjadi prioritas," pesannya. Pada kesempatan tersebut, Mars juga menegaskan bahwa apel yang dilaksanakan merupakan bentuk kepatuhan terhadap arahan lembaga. Ia mengingatkan bahwa KPU merupakan lembaga vertikal yang memiliki garis koordinasi dari pusat hingga daerah, sehingga setiap instruksi dan arahan harus dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Lebih lanjut ia berpesan agar seluruh jajaran memastikan kondisi kantor dalam keadaan aman selama masa cuti guna mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. Apel tersebut diikuti oleh seluruh jajaran Sekretariat, dirangkaikan dengan saling memaafkan antar pegawai sebagai bentuk mempererat kebersamaan serta menyambut Hari Raya dengan hati yang bersih.


Selengkapnya
73

Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, KPU NTB Ngabuburit Berbagi Takjil dan Sosialisasi Data Pemilih

Sepuluh Hari Terakhir Ramadhan, KPU NTB Ngabuburit Berbagi Takjil dan Sosialisasi Data Pemilih Memasuki sepuluh hari terakhir bulan suci Ramadhan, jajaran Komisioner dan Sekretariat KPU Provinsi NTB menggelar kegiatan ngabuburit berbagi takjil sekaligus sosialisasi data pemilih kepada masyarakat, Kamis (12/3). Kegiatan ini dilaksanakan di jalan depan Kantor KPU Provinsi NTB dengan menyasar para pengendara kendaraan bermotor yang melintas. Menjelang waktu berbuka puasa, masyarakat terlihat antusias menerima takjil yang dibagikan. Antrean kendaraan bermotor tampak memanjang di sepanjang Jalan Langko, lokasi kegiatan berlangsung. Selain menerima takjil msyarakat dibagikan leaflet informasi mengenai data pemilih. Ketua KPU Provinsi NTB, M. Khuwailid, menyampaikan bahwa kegiatan ini tidak hanya sebagai bentuk berbagi di bulan Ramadhan, tetapi juga menjadi momentum untuk memberikan edukasi kepada masyarakat. “Semoga kegiatan berbagi ini memberikan nilai manfaat dan keberkahan bagi kita semua di bulan Ramadhan serta dapat mengedukasi masyarakat tentang pentingnya melindungi hak pilih,” ujarnya. Senada dengan Ketua, Sekretaris KPU Provinsi NTB Mars Ansori Wijaya, menyampaikan bahwa kegiatan berbagi takjil ini juga dibarengi dengan sosialisasi mengenai data pemilih kepada masyarakat. "Kami ingin masyarakat mengetahui bahwa KPU tetap melaksanakan aktivitas kepemiluan meskipun di bulan Ramadhan". Tidak hanya keberkahan di bulan Ramadhan, namun juga diharapkan memberikan manfaat bagi masyarakat melalui edukasi kepemiluan, meskipun saat ini tidak sedang berada dalam tahapan pemilu maupun pemilihan, tutup Mars


Selengkapnya
83

Malam Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Jajaran KPU NTB

Malam Nuzulul Qur’an dan Buka Puasa Bersama Jajaran KPU NTB KPU Provinsi NTB menggelar kegiatan Malam Nuzulul Quran dan Buka Puasa Bersama pada Jumat (6/3). Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh pimpinan dan pegawai di lingkungan KPU Provinsi NTB Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat diawali dengan tadarusan dan pembacaan kalam ilahi yang menghadirkan suasana religius di lingkungan kantor.  Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan sari tilawah Alquran, zikir dan shalawatan bersama  Ketua KPU NTB, Khuwailid, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Alquran merupakan kitab suci yang diturunkan Allah SWT untuk menyempurnakan kitab-kitab sebelumnya, yaitu Zabur, Taurat, dan Injil.  Ia menegaskan bahwa Nabi Muhammad SAW tidak diberikan kesaktian sebagaimana nabi-nabi lainnya, namun dianugerahi mukjizat yang kekal sepanjang zaman, yakni Alquran. Sementara itu, Divisi Perencanaan, Data dan Informasi KPU NTB, Bukhari, menyampaikan bahwa bulan Ramadhan menyimpan banyak hikmah. "Ibadah puasa bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga memberikan manfaat secara fisik maupun spiritual, ungkapnya  Pada kesempatan yang sama, Divisi SDM dan Partisipasi Masyarakat KPU NTB, Agus Hilman, menjelaskan tentang hikmah Alquran sebagai mukjizat terbesar Nabi Muhammad SAW.  "Alquran diturunkan oleh Allah SWT dengan bahasa Arab dan memiliki makna yang sangat mendalam" “Allah sendiri yang menurunkan Alquran dengan bahasa Arab, bahkan disebutkan berulang kali dalam Alquran” ungkapnya. Sementara itu, Divisi Teknis Penyelenggaraan Pemilu KPU NTB, Zuriati, mengingatkan pentingnya meningkatkan kedekatan dengan Alquran, khususnya di bulan Ramadhan.  Ia berharap momentum Ramadhan dapat menjadi kesempatan untuk memperbaiki diri. Seluruh jajaran kemudian berbuka puasa bersama, dan rangkaian kegiatan ditutup dengan shalat Magrib berjamaah.


Selengkapnya