KPU NTB dan BPS Provinsi NTB, Knowladge Sharing Pembangunan Zona Integritas

KPU NTB dan BPS Provinsi NTB, Knowladge Sharing Pembangunan Zona Integritas

KPU Provinsi NTB melaksanakan kegiatan Knowladge Sharing pembangunan Zona Integritas bersama BPS Provinsi NTB sebagai upaya memperkuat komitmen mewujudkan Wilayah Birokrasi Yang Bersih dan Melayani (WBBM). Kunjungan Rombongan KPU Provinsi NTB, Rabu (16/5) diterima langsung oleh Kepala Bagian Umum BPS Provinsi NTB, Akhmad Zammiluny di Kantornya beserta Change Ambassador pembangunan Zona Integritas BPS Provinsi NTB.

Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Provinsi NTB, Mastur mengatakan bahwa kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya belajar dan berbagi pengalaman dalam pembangunan Zona Integritas.

"Karena kita yang datang jadi kami yang menimba ilmu, etikanya begitu, sekaligus juga kami bercerita tentang pembangunan ZI di KPU NTB. Siapa tahu ada yang mau beri saran atau mau diadopsi" selorohnya saat membuka diskusi.

Mastur menyampaikan bahwa pembangunan Zona Integritas pada akhirnya harus mampu menghadirkan pelayanan publik yang memuaskan di sektor masing-masing. 

"Secara kelembagaan KPU dan BPS memiliki karakteristik yang berbeda, namun tetap dapat saling belajar dalam penguatan tata kelola kelembagaan", terang Mastur

Menurutnya, salah satu hal menarik dari BPS Provinsi NTB adalah keberhasilan satuan kerja di tingkat kabupaten/kota yang telah meraih predikat Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK).

"Salah satu yang menarik dari BPS adalah karena satkernya di kabupaten/kota sudah ada empat satker yang sudah WBK. Kami berharap belajar jurusnya seperti apa,” ujar Mastur.

Dia tidak lupa mengapresiasi sambutan dan kesempatan berbagai pengalaman yang dibagikan oleh BPS Provinsi NTB.

"Kami berharap diakhir pertemuan kami mendapatkan berkah dari langit, dalam berbagai ilmu ini, tutupnya.

Sementara itu dalam paparan para Change Ambassador Zona Integritas BPS Provinsi NTB menyampaikan harapan agar kedua lembaga dapat saling berbagi pengalaman dan strategi dalam menggapai predikat WBBM.

Ia menjelaskan bahwa tantangan terbesar dalam pembangunan Zona Integritas bukan hanya meraih predikat, tetapi menjaga keberlanjutannya. 

Untuk mendukung hal tersebut, BPS Provinsi NTB menggunakan aplikasi ZI Pintar sebagai sarana menjaga konsistensi pembangunan Zona Integritas di lingkungan BPS Provinsi dan Kabupaten/Kota.

 

Dalam kesempatan tersebut tim BPS Provinsi NTB secara bergantian memaparkan konsep change agent network yang dibangun untuk memperkuat budaya kerja organisasi.

Bagikan:

facebook twitter whatapps

Dilihat 14 Kali.
🔊 Putar Suara